Perkembangan Teknologi Ai Di Indonesia

Perkembangan Teknologi Ai Di Indonesia – Dunia telah mengenal istilah “kecerdasan buatan” sejak tahun 1956. Namun di era modern ini, perkembangan AI terjadi dengan sangat pesat.

Tanpa disadari, kecerdasan buatan sudah ada di sekitar kita, seperti halnya aplikasi MyHealth diary yang terintegrasi dengan jam tangan pintar. Aplikasi ini dapat merekam aktivitas sehari-hari seperti jumlah langkah yang dilakukan dan detak jantung.

Perkembangan Teknologi Ai Di Indonesia

Perkembangan Teknologi Ai Di Indonesia

Kemunculan ChatGPT telah membuat dunia terlibat dalam diskusi mengenai teknologi kecerdasan buatan. Melihat tahapan perkembangan AI dapat membantu kita memahami mengapa dan bagaimana teknologi ini ada dalam kehidupan manusia.

Mengembangkan Ai Dengan Etika Dan Tanggung Jawab

Imajinasi manusia terkait konsep kecerdasan buatan (AI) dapat ditelusuri kembali ke Yunani kuno sekitar 2.700 tahun yang lalu. Dalam mitologi Yunani, dewa Hephaestus konon menciptakan patung perunggu raksasa seorang pria bernama Talos. Patung tersebut kemudian diberi kecerdasan dan jiwa yang disebut ichor, yang membuatnya menjadi hidup. Gambar ribuan tahun tentang AI terjalin dalam bidang imajinasi.

Perkembangan Teknologi Ai Di Indonesia

AI baru mulai direalisasikan pada tahun 1950an. Penciptaan AI diprakarsai oleh Alan Turing, seorang ahli matematika asal Inggris. Turing mencoba menjawab pertanyaan “dapatkah mesin berpikir”. Pertanyaan ini mendorongnya untuk menciptakan tes kemampuan mesin yang meniru kecerdasan manusia, yang kemudian disebut tes Turing.

Inti dari pengujian ini adalah jika suatu teknologi dapat lolos uji Turing, maka teknologi tersebut dianggap memiliki kecerdasan yang setara dengan manusia. Metode pengujian ini telah menjadi landasan teori bagi banyak ilmuwan selanjutnya dalam penciptaan teknologi AI.

Perkembangan Teknologi Ai Di Indonesia

Peranan Kecerdasan Buatan (artificial Intelligence) Dalam Pendidikan

Antusiasme para ilmuwan untuk menciptakan AI dengan cepat terwujud pada tahun 1955 dengan diciptakannya program “Logic Theorist” oleh Alan Newell, Herbert A. Simon dan Cliff Shaw. Program ini dirancang untuk membuktikan prinsip-prinsip dalam Principia Mathematica. Banyak orang yang percaya bahwa ketiga ilmuwan tersebut telah melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan siapa pun sebelumnya, yakni mereka telah menciptakan sebuah mesin yang dapat berpikir.

Setahun kemudian, pada tahun 1956, John McCarthy, Marvin Minsky dan beberapa ilmuwan komputer Amerika lainnya mengadakan konferensi di Darmouth, New Hampshire. Pada konferensi tersebut, McCarthy mengusulkan agar istilah kecerdasan buatan harus merujuk pada bidang ilmiah baru yaitu kecerdasan buatan. Karena pentingnya hal ini, konferensi Darmouth dianggap oleh banyak orang sebagai kelahiran AI.

Perkembangan Teknologi Ai Di Indonesia

Menggunakan aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI), ChatGPT, di sebuah kantor di Jakarta, Selasa (3/7/2023). ChatGPT adalah chatbot AI dengan model bahasa generatif yang menggunakan teknologi Transformer untuk memprediksi kemungkinan kalimat atau kata berikutnya dalam percakapan atau perintah teks.

Ai, Antara Potensi Dan Ancaman Bagi Bisnis Di Indonesia

Perkembangan AI mulai mendapatkan momentumnya pada tahun 1960an dan 1970an. Banyak penemuan yang berhasil dilakukan oleh para ilmuwan komputer. Salah satunya adalah Eliza, chatbot pertama di dunia yang ditulis oleh Josep Weizenbaum. Chatbot ini diharapkan menjadi terobosan AI terbaru karena mampu memahami bahasa manusia dan memberikan respons yang tepat.

Perkembangan Teknologi Ai Di Indonesia

Namun ternyata pencarian ELIZA menjadi tantangan terbesar berikutnya yang dihadapi manusia. Kurangnya teknologi yang mampu menyimpan memori dan mengaksesnya dalam skala besar dan cepat telah menghambat pengembangan AI. Akibatnya, perkembangan teknologi AI tertunda selama lebih dari satu dekade.

Semangat pengembangan AI kembali terasa pada pertengahan tahun 1980-an. John Hopfield dan David Rumelhart mampu memperkenalkan teknik pembelajaran mendalam yang memungkinkan komputer belajar berdasarkan pengalaman. Teknik ini kemudian diimplementasikan ke dalam teknik sistem pakar yang pertama kali diperkenalkan oleh Edward Fingenbaum.

Perkembangan Teknologi Ai Di Indonesia

Kecerdasan Buatan (ai)

Sistem pakar dirancang untuk dapat mempelajari seluruh keputusan yang diambil oleh seorang pakar pada domain tertentu. Setelah mempelajarinya, ia dapat memberikan arahan atau jawaban ketika ditanya mengenai permasalahan di bidang tersebut. Teknologi ini mendapat respon positif di bidang kesehatan, keuangan dan militer karena dapat membantu menyelesaikan banyak masalah masyarakat.

Momen penting berikutnya dalam perkembangan AI terjadi pada tahun 1997. Pada tahun yang sama, program kecerdasan buatan IBM yang diberi nama Deep Blue berhasil mengalahkan juara catur dunia Garry Kasparov dalam sebuah pertandingan catur. Kemenangan Deep Blue menimbulkan kegembiraan di seluruh dunia karena menunjukkan kepada publik bahwa AI berpotensi mengungguli manusia.

Perkembangan Teknologi Ai Di Indonesia

Kemampuan AI untuk mengalahkan manusia dalam olahraga kembali mengemuka setelah sepuluh tahun. Pada tahun 2016–2017, AlphaGo Google DeepMind mampu mengalahkan pemain profesional dalam 60 game Go berturut-turut. Faktanya, permainan catur tradisional Tiongkok ini terkenal dengan kerumitannya. Halaman resmi AlphaGo menyatakan bahwa game ini memiliki 10 kemungkinan pangkat 170, lebih banyak dari jumlah atom di alam semesta yang diketahui.

Pemerintah Mendorong Basis Pengembangan Teknologi Di Masa Depan, Mulai Dari Artificial Intelligence (ai), Coding, Hingga Bio Science.

AI juga mengalami lompatan teknologi dalam kemampuannya memahami bahasa manusia. Hal ini terbantu dengan ledakan popularitas smartphone pada pertengahan tahun 2010-an. Itu karena produsen memasukkan program asisten pribadi digital yang dikenal dengan berbagai nama, seperti Siri dari Apple, Google Assistant dari Google, Cortana dari Microsoft, dan Alexa dari Amazon. Program ini memungkinkan pengguna untuk mengatur jadwal, mengirim pesan, membuka situs web atau mengatur alarm hanya berdasarkan perintah suara.

Perkembangan Teknologi Ai Di Indonesia

Ambisi untuk meningkatkan kemampuan AI dalam memproses bahasa manusia semakin nyata pada tahun 2020. Di tahun yang sama, Open AI, sebuah perusahaan start-up yang fokus pada pengembangan AI, mengumumkan peluncuran GPT-3. Teknologi ini merupakan model bahasa yang diklaim tidak hanya mampu memahami bahasa manusia, tetapi juga memberikan respons manusia yang nyaris sempurna.

Teknologi ini merupakan langkah penting dalam pengembangan AI Generatif, yaitu. teknologi kecerdasan buatan yang dapat menciptakan sesuatu berdasarkan perintah. Beberapa yang populer adalah ChatGPT yang bisa menulis esai atau puisi, Dall-E yang bisa membuat lukisan atau foto, dan Jukebox yang bisa membuat musik. Program-program tersebut mengejutkan masyarakat karena hasil yang diberikan sangat sulit dibedakan dengan tindakan yang dihasilkan manusia.

Perkembangan Teknologi Ai Di Indonesia

Mengapa Adopsi Artificial Intelligence Indonesia Tertinggi Di Asia Tenggara?

Dengan lompatan teknologi tersebut, keberadaan manusia sepertinya kembali dipertanyakan. Bisakah AI menggantikan manusia di dunia ini? Sejauh ini, jawaban atas pertanyaan itu adalah tidak. Pasalnya, meski mampu mengalahkan juara dunia atau menciptakan karya seni yang indah, perkembangan teknologi AI masih berada pada ranah kecerdasan sempit buatan. Artinya, kemampuan AI hanya terbatas pada beberapa tugas yang berulang. AI belum mampu memahami dunia dan isinya seperti manusia.

Menurut Lucas, Presiden Masyarakat Kecerdasan Buatan Indonesia, dalam webinar AI dan Fotografi pada 14 Februari 2023, AI saat ini juga semakin memudahkan manusia dalam melakukan pekerjaannya. Namun perlu ditegaskan bahwa perkembangan AI saat ini sedang mendapatkan momentumnya. Masyarakat perlu berhati-hati ketika mempertimbangkan kemajuan kemampuan AI. Bukan tidak mungkin bagi para insinyur dan ilmuwan komputer untuk membuat penemuan yang memungkinkan AI melakukan apa pun yang bisa dilakukan manusia.

Perkembangan Teknologi Ai Di Indonesia

Jika hal ini terjadi, perkembangan AI akan memasuki era kecerdasan umum buatan. Saat itu masyarakat harus berhati-hati karena AI hampir mirip dengan manusia dalam hal kecerdasan. Peran manusia di berbagai bidang pekerjaan juga terancam karena AI tidak mengenal kata lelah. Ia bisa melakukan segalanya terus menerus tanpa perlu istirahat.

Artificial Intelligence: Tantangan Dan Potensi Di Era 4.0 Bagi Sumber Daya Manusia

Melihat tahapan sejarah perkembangan AI, selalu terdapat hubungan sebab akibat pada setiap tahapan perkembangan teknologi. Untuk menjaga keseimbangan hubungan tersebut, kemajuan teknologi harus diimbangi dengan adaptasi untuk menjadi manusia cerdas sebagai bagian dari dinamika kehidupan yang terus berkembang dan berinovasi. (Litbang)

Perkembangan Teknologi Ai Di Indonesia

Kecerdasan Buatan Kecerdasan Buatan Chatbot Kecerdasan Buatan ChatGPT OpenAI Sejarah AI Penemu AI Sejarah AI Sejarah Kecerdasan Buatan Peluang besar ekonomi digital Indonesia didukung oleh banyak faktor. Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia, dengan jumlah penduduk sebesar 191 juta jiwa atau 70,7% di atas usia kerja yang mayoritas merupakan generasi yang paham digital (Generasi Z dan generasi Milenial). Dari sisi pengguna digital, jumlah pengguna ponsel di Indonesia sudah mencapai 370 juta dengan penetrasi internet sebesar 73,7% dan pertumbuhan trafik internet sebesar 2% pada tahun 2022.

Peluang ekonomi digital Indonesia masih terbuka. Di Asia Tenggara, AI terutama digunakan untuk pemasaran, penjualan, dan layanan pelanggan, diikuti oleh rantai pasokan dan manufaktur. Namun, industri keuangan juga menggunakan AI untuk mengurangi transaksi penipuan, sementara HR menggunakan AI untuk meningkatkan pencocokan kandidat.

Perkembangan Teknologi Ai Di Indonesia

Artificial Intelligence Adalah Teknologi Masa Depan? Baca Selengkapnya!

ManageEngine, perusahaan manajemen teknologi komunikasi informasi (ICT) milik Zoho Corporation, telah mengumumkan hasil studi globalnya yang bertajuk “ICT in the Workplace: 2022 and Beyond.” Berdasarkan hasil survei ini, terungkap bahwa 57% pengambil keputusan TI mengatakan bahwa organisasi mereka akan mengadopsi solusi berbasis kecerdasan buatan (AI), pembelajaran mesin, data besar, dan cloud.

Indonesia diproyeksikan menjadi pemimpin adopsi kecerdasan buatan (AI) di ASEAN pada tahun 2030 dan negara maju pada tahun 2045. Pemerintah juga telah menyiapkan peta jalan untuk meningkatkan adopsi kecerdasan buatan.

Perkembangan Teknologi Ai Di Indonesia

“Siapapun yang menguasai AI,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat membuka Lokakarya Nasional Penguatan Ekosistem Inovasi Teknologi Badan Penelitian dan Penerapan Teknologi (BPPT) di Tanah Air tahun 2021. Dia akan mempunyai kemampuan menguasai dunia.” Istana, Jakarta, Senin (3/8/2021).

Penerapan Kecerdasan Buatan Dalam Meningkatkan Integritas Pegawai

Menurut survei global McKinsey yang berjudul “State of AI in 2022”, adopsi AI meningkat lebih dari dua kali lipat antara tahun 2017 dan 2022. Pada tahun 2017, 20% responden melaporkan mengadopsi AI setidaknya di satu bidang bisnis, sementara saat ini angkanya mencapai 50%, meskipun tidak setinggi 58% pada tahun 2019.

Perkembangan Teknologi Ai Di Indonesia

Sementara itu, rata-rata kemampuan AI yang digunakan oleh organisasi seperti natural bahasa generasi dan visi komputer juga meningkat dua kali lipat, dari 1,9 pada tahun 2018 menjadi 3,8 pada tahun 2022. Kemampuan AI yang paling banyak digunakan antara lain robotika untuk mengotomatisasi proses (39%), visi komputer (34 %) dan pemahaman teks bahasa alami (33%).

Seiring dengan meningkatnya adopsi AI, investasi juga meningkat. Misalnya, lima tahun lalu, 40% responden dari organisasi yang menggunakan AI melaporkan bahwa lebih dari 5% anggaran digital mereka dihabiskan untuk AI, sementara kini angka tersebut melebihi 50% responden. Ke depan, 63% responden memperkirakan investasi AI di organisasi mereka akan meningkat dalam tiga tahun ke depan.

Perkembangan Teknologi Ai Di Indonesia

Tren Perkembangan Teknologi Baru Di Tahun 2021

Menurut laporan terbaru IDC Asia-Pasifik (2022), industri yang paling agresif dalam mengadopsi AI meliputi perbankan, pemerintahan, manufaktur, dan ritel. Kasus penggunaan yang paling umum mencakup analisis penipuan, inovasi dan otomatisasi bisnis, rekomendasi produk, keamanan publik, dan agen layanan pelanggan virtual (AI percakapan).

Dengan tingkat adopsi AI tertinggi di kawasan ini, McKinsey

Perkembangan Teknologi Ai Di Indonesia

Perkembangan teknologi 5g di indonesia, perkembangan teknologi di indonesia, sejarah perkembangan teknologi di indonesia, peran teknologi dalam perkembangan pendidikan di indonesia, perkembangan teknologi komunikasi di indonesia, perkembangan teknologi pendidikan di indonesia, artikel perkembangan teknologi di indonesia, perkembangan teknologi di india, perkembangan teknologi internet di indonesia, perkembangan teknologi informasi di indonesia, perkembangan teknologi informatika di indonesia, perkembangan teknologi militer indonesia

Tinggalkan komentar